Pemilihan Ketua Kelas atau Pemilihan Warna???

Sekarang telah memasuki kelas baru. Bertemu dengan teman-teman baru. Tentunya ‘pemilihan ketua kelas baru’. Untuk siapakah menjadi ketua kelas dan siapapun yang menjadi pengurus kelas tidak jadi masalah bagiku. Bukankah mereka tetap menjadi teman-temanku sampai jangka waktu 2 tahun ke depan.

 

Seperti biasa pemilihan ketua kelaspun dilakukan. Dengan cara menuliskan nama calon yang diinginkan di sehelai kertas kecil yang kemudian di gulung. Saatlah tiba waktunya pembacaan hasil pemilihan semua siswa menerima dengan lapang dada siapapun yang akan menjadi ketua kelas.

 

Seminggu setelah pemilihan ketua kelas ada sebuah pemilihan lagi, yang jauh lebih seru (red-sangat membosankan dan menyebalkan). Karena pelajaran TIK dan Biologi di wajibkan menggunakan sampul yang seragam. Timbullah rasa kebingungan di antara para siswa.

 

Akhirnya sang sekretaris (dapat mandat dari ketua kelas) untuk menentukan warna sampul buku yang akan di gunakan. Mungkin, karena rasa bosan bertemu rumus-rumus yang aneh-aneh semua sudah kelihatan malas untuk mengikuti instruksi dari sang sekretaris (red-kasihannya sekretaris yang gak di aruhin).

 

“Biru… Coklat… Perak… Hitam… Kertas Koran… Merah…”

 

Akhirnya diputuskan kertas coklat (red-kertas copy) untuk TIK. Tetapi masih bingung karena gak ada warna yang bagus untuk buku biologi. Setelah ada pemilihan diputuskan “warna hitam”. Ternyata itu tidak menyelesaikan masalah. Karena warna hitam sangat sulit sekali mencarinya. Diadakan pemilihan lagi “Biru… Perak… Merah…” Ternyata hasilnya Perak…

 

Sama seperti pemilihan sebelumnya semua tidak setuju dengan warna tersebut. Membosankan… (dalam waktu 30 menit tanpa guru hanya memikirkan warna sampul buku ribet). Di pilihlah salah satu cara yang ampuh!!! Seperti pemilihan ketua kelas menggunakan kertas.

 

Memang tidak seindah yang dibayangkan… Semua teman-teman gak suka dengan warna yang diajukan. “Merah dan Perak” Kalau aku boleh berpendapat. Merah ngejreng membuat mata sakit, perak ya seperti itu… Seisi kelas sudah bosan dengan pemilihan warna yang bertele-tele. “Biru… Merah… Terserah… Gak ada yang bagus warnanya… Perak… Gue pusing… Gak dua-duanya… Gue suka merah dan perak…” Alot memang pemilhan tersebut… Diputuskan golput berjumlah 17 orang, Merah 10 orang , Perak 12 orang.

 

Akhirnya pemenangnya adalah Perak. Kalau menurutku yang benar tuh yang menang golput. Tapi, seperti itulah…

 

Semuakan harus adil dan tidak ada yang dirugikan. “Tok…Tok…Sidang Pemilihan di tutup!”

2 thoughts on “Pemilihan Ketua Kelas atau Pemilihan Warna???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s