Browser Alternatif Selain Internet Explorer

Hal yang sama berlaku untuk urusan browser. Ada banyak browser altrernatif yang sebetulnya jauh lebih baik ketimbang browser yang selalu kita pakai. Internet Explorer (IE). Mereka menawarkan lebih banyak fitur dan kemudahan dalam pemakaian, plus tingkat keamanan yang lebih tinggi.

 

Avant Browser 10

Jika anda adalah pengguna Internet kelas berat, maka anda pasti tidak asing dengan segala ancaman keamanan yang hampir semuanya mengarah ke IE sebagai browser terpopuler saat ini. Akibatnya, banyak komputer pribadi yang terinfeksi oleh soyware dan virus yang berhasil masuk lewat IE.

 

Rasanya tidak adil jika kita membicarakan dan membandingkan kompetisi IE dengan browser lainnya –karena IE akan kalah dari semua segi. Faktor yang membuat IE masih menguasai sebagian besar pasar browser adalah karena ia termasuk dalam paket sistem operasi Windows. Selain itu sudah banyak website yang terlanjur didesain khusus untuk dibuka dengan IE, akibatnya akan terlihat kacau jika ditampilkan dengan browser lain.

 

 

Ada beberapa browser alternatif lain yang pasti sudah cukup akrab di hati para pencinta Internet. Misalnya saja Firefox, si bungsu yang hebat; atau Opera, si ringan pelari cepat. Tetapi ada lebih banyak pilihan lainnya, dan semua kembali dengan si pengguna.

 

 

Browser ini menggunakan arsitektur yang sama dengan IE, tetapi ada beberapa tambahan untuk meningkatkan fungsionalitas di dalamnya. Seperti kebanyakan browser non IE, Avant Browser mendukung fungsi tab browsing dan bisa menyusun browser yang terbuka secara vertikal maupun horizontal.

Salah satu kekurangannya adalah tampilannya yang sedikit penuh. selain menampilkan sepuluh menunya, browser ini juga menampilkan begitu banyak icon navigasi. Tampilan ini bisa membuat bingung para pengguna baru, atau mereka yang mempunyai keterbatasan penglihatan, bisa jadi mereka kesulitan dalam mencari salah satu fungsi dibutuhkan diantara kerumunan icon tersebut.

 

Meskipun demikian, dokumen HTML dapat di-zoom hingga 500 persen. Untuk mempercepat proses navigasinya, si pengguna dapat memasukkan singkatan yang dibuatnya sendiri untuk menggantikan sebuah alamat URL. Misalnya, setelah menggantikan alamat Google sebagai ‘gg’. Ia bisa mengetikkan ‘gg’ di kotak alamat untuk menuju alamat Google.

 

Pengguna mahir bisa menggantikan apakah browser-nya bisa membuka halaman yang mengandung komponen ActiveX, script, ataupun Java Applet. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan. Meski begitu, Avant Browser masih rentan ancaman yang menyerang IE.

 

Secara umum, browser ini direkomendasikan di atas IE karena berbagai kelebihannya. Selain itu, ia cukup kompatibel untuk membuka halaman-halaman yang ‘khusus IE’.

 

Deepnent Explorer 1.3

Browser yang satu ini menggabungkan konsep web browsing, download file, dan pembaca berita RSS/Atom. Seperti Avant Browser, Deepnent Explorer juga dibangun dengan mesin IE sehingga tampilan antarmukanya cukup familiar bagi sebagian besar pengguna. Perbedaanya dengan IE terletak pada struktur tab browsing dan kemampuannyauntuk menyusun jendela secara horizontal ataupun vertikal.

 

Sayangnya, meskipun penggunaannya mengetik alamat di kotak URL di satu halaman lama, Deepnent Explorer selalu menampilkan alamat tersebut pada tab halaman yang baru. Si pengguna terpaksa menutup halaman yang tidak diinginkannya secara manual.

 

Fitur yang paling tidak umum ditemukan pada sebuah browser adalah kemampuan untuk men-download file secara peer-to-peer. Deepnent Explorer menggunakan jaringan Gnuttella yang memiliki database cukup besar, jumlah dan jenis file beraneka ragam, serta bebas dari segala macam adware, dan spyware.

 

Sedangkan sistem pembaca RSS/Atom menyuguhkan fitur berlangganan berita bagi para pengguna Deepnent. Secara otomatis, berita-berita tersebut akan dikirimkan hadapan penngunanya, mereka tak perlu lagi bolak-balik ke halaman yang sama untuk mencari update berita baru.

 

Jika anda bisa tahan dari beberapa kekurangannya, browser ini bisa menjadi alternatif bagus untuk menggantikan IE. Namun, anda tetap harus meng-update berbagai tambahan yang disediakan oleh Microsoft untuk IE.

 

Mozilla Firefox dan Opera

Dua browser ini sudah sering dibahas. Yang satu adalah si anak ajaib, yang meskipun baru muncul sudah menjadi pemain utama di dunia browsing, dan yang lainnya adalah veteran dengan jam terbang cukup lama, yang reputasinya tak perlu diragukan lagi.

 

Keduanya tidak serentan IE, tetapi juga memiliki masalah dengan me-render halaman-halaman yang khusus IE. Meskipun tak selalu berhasil, Opera memiliki akal licik dalam menghadapi kekurangan ini. Ia bisa ‘menipu’ situs-situs tujuannya dengan mengidentifikasikan dirinya sebagai IE.

 

Firefox dengan tampilannya yang lowprofile terlihat sebagai browser yamg tidak bisa apa-apa, padahal ia amatlah perkasa. Tambahan berbagai plug-in­ di dalamnya bisa meningkatkan kemampuan tempurnya. Search bar dan tab browsing termasuk dalam fitur andalannya

 

Opera bisa dikatakan sebagai tua-tua keladi, semakin berumur, semakin bertambah kemampuannya. Beberapa yang patut di perhitungkan adalah :

·        Tombol Rewind yang akan mengantar penggunanya ke halaman situs apapun yang sedang dilihat, dan tombol Fast forward yang akan memprediksi halaman mana yang sepertinya akan dikunjungi oleh penggunanya.

·        Mouse gesture yang menawarkan kemampuan navigasi bagi penggunanya hanya dengan gerakan mouse. Menahan tombol mouse kanan dan menggeser mouse ke kiri pada saat yang bersamaan memiliki fungsi yang sama seperti tombol back yang akan membawa penggunanya ke halaman sebelumnya.

 

Satu-satunya yang membedakan Opera dengan browser-browser lain yang ada adalah bahwa ia tidak gratis. Versi gratisannya memang tersedia, namun dilengkapi dengan iklan. Meski begitu, ukuran banner iklan yang cukup kecil tidak mengganggu penggunanya. Kecepatan dan kelebihan Opera cukup layak membuatnya menjadi sebuah pilihan. (Sumber : PCplus edisi 15 – 21 februari 2005)

 

 

4 thoughts on “Browser Alternatif Selain Internet Explorer

  1. memang banyak sih browser yg bisa d pilih, tapi yg menjanjijan kecepatan dalam ngebuka web, masih firefox juarana…

    oiya, google chrome tuh baru dari om google, masih beta sih, tapi perlu d coba juga, i think…
    trus, IE kan udah ada versi 8 nya, but masih beta juga tuh, agak lebih cepat sih dari IE 7…

    oiya, salam kenal..
    visit my blog ya……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s